Ajax Framework : langkah mudah menggunakan membuat ajax
Ada banyak sekali ajax framework yang bisa digunakan, baik untuk tujuan membangun sistem enterprise sampai membangun aplikasi ajax sederhana. Dengan menggunakan ajax framework anda tidak perlu lagi membuat script ajax. Tetapi apa yang dimaksud dengan ajax framework? adalah lingkungan pengembangan aplikasi ajax, didalamnya berisi sejumlah fungsi yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi ajax. misalkan fungsi request data, mengirim data melalui form, meload halaman dll, tergantung skala dan tujuan pembuatan ajax framework tersebut. Ada banyak ukuran ajax framework, dari yang paling sederhana sampai rumit. Jadi dengan menggunakan ajax framework tersebut anda HANYA menggunakan fungsi yang sudah tersedia untuk mengembangkan web anda. Nantinya aplikasi yang dihasilkan akan sesuai dengan kemampuan framworknya. Jika ajax framework yang anda pilih hanya bisa mengirim data lewat form, dan merequest data, maka aplikasi anda hanya mampu menjalankan aksi tersebut, kecuali anda merubah ajax frameworknya
Keuntungan Menggunakan ajax framework
Ada banyak keuntungan menggunakan ajax framework, diantara menghemat pikiran dan tenaga, kenapa? anda tidak perlu pusing-pusing hanya karena membuat rutin-rutin ajax, serahkan saja pada ajax framework. Anda tinggal menggunakannya saja. Dan yang perlu diperhatikan ajax framework biasanya sudah dites, artinya kemungkinan ada bug kecil, jika nanti ditemukan, anda tinggal mengupdate ajax frameworknya saja. Keuntungan lain, aplikasi yang anda buat lebih terstruktur, stabil dan mudah dikembangkan.
Kekurangan menggunakan ajax framework
Selain kelebihan ada juga kekurangan. Jika anda tidak pintar memilih ajax framework, bukan kecepatan aplikasi yang anda dapatkan, malah aplikasi anda terasa lambat, berat untuk diakses, kenapa? sebagian ajax framework memiliki ukuran yang besar dengan jumlah baris kode yang banyak. file dengan banyak baris tersebut di-include-kan pada halaman awal, maka dibutuhkan waktu khusus untuk mendownload file ajax framework tersebut. Saya sempat ragu ketika menggunakan ajax framework yang melebihi 100kb, karena saya pikir aplikasi saya menjadi lebih lambat. Lebih bagus memang, tetapi bagi saya tujuan penggunakan ajax sendiri adalah untuk mempercepat proses browsing, kalau menggunakan ajax framework malah lebih lambat, ya sama saja.
Jadi kesimpulannya, pilihlah ajax framework yang sesuai dengan tujuan anda, tidak usah yang terlalu wah. Besok saya akan bahas tentang salah satu ajax framework yang ringan dan mudah digunakan, ditunggu ya.
Pihak Terkait
Filed under: Ajax
Cincin yang sangat indah ini cocok untuk dipakai oleh pasangan suami istri atau pasangan yang baru tunangan
Harga Rp350.000
Beli Sekarang.


kalau begitu bahas jquery dong, saya lagi belajar framework yang satu ini.
[Reply]
boleh, besok akan saya bahas tentang JQuery, tapi dari yang paling sederhana dulu, ikuti aja
[Reply]
yang penting tahu ajax framework itu kayak apa, masalah nanti JQuery atau apa bisa lah he he:)
[Reply]
[...] Ajax Framework : langkah mudah menggunakan membuat ajax [...]
hem.sip artikelnya mas bimo, rada dung sekarang
[Reply]
nah, bikin list ajax frameworks dunks…
kita-kita yang lom pengalaman jadinya rada bisa milih-milih gitu…
[Reply]