February 21, 2008 at 9:22 am

Ajax Framework : langkah mudah menggunakan membuat ajax

Ajax framework, Ajax applicationAda banyak sekali ajax framework yang bisa digunakan, baik untuk tujuan membangun sistem enterprise sampai membangun aplikasi ajax sederhana. Dengan menggunakan ajax framework anda tidak perlu lagi membuat script ajax. Tetapi apa yang dimaksud dengan ajax framework? adalah lingkungan pengembangan aplikasi ajax, didalamnya berisi sejumlah fungsi yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi ajax. misalkan fungsi request data, mengirim data melalui form, meload halaman dll, tergantung skala dan tujuan pembuatan ajax framework tersebut. Ada banyak ukuran ajax framework, dari yang paling sederhana sampai rumit. Jadi dengan menggunakan ajax framework tersebut anda HANYA menggunakan fungsi yang sudah tersedia untuk mengembangkan web anda. Nantinya aplikasi yang dihasilkan akan sesuai dengan kemampuan framworknya. Jika ajax framework yang anda pilih hanya bisa mengirim data lewat form, dan merequest data, maka aplikasi anda hanya mampu menjalankan aksi tersebut, kecuali anda merubah ajax frameworknya

Keuntungan Menggunakan ajax framework

Ada banyak keuntungan menggunakan ajax framework, diantara menghemat pikiran dan tenaga, kenapa? anda tidak perlu pusing-pusing hanya karena membuat rutin-rutin ajax, serahkan saja pada ajax framework. Anda tinggal menggunakannya saja. Dan yang perlu diperhatikan ajax framework biasanya sudah dites, artinya kemungkinan ada bug kecil, jika nanti ditemukan, anda tinggal mengupdate ajax frameworknya saja. Keuntungan lain, aplikasi yang anda buat lebih terstruktur, stabil dan mudah dikembangkan.

Kekurangan menggunakan ajax framework

Selain kelebihan ada juga kekurangan. Jika anda tidak pintar memilih ajax framework, bukan kecepatan aplikasi yang anda dapatkan, malah aplikasi anda terasa lambat, berat untuk diakses, kenapa? sebagian ajax framework memiliki ukuran yang besar dengan jumlah baris kode yang banyak. file dengan banyak baris tersebut di-include-kan pada halaman awal, maka dibutuhkan waktu khusus untuk mendownload file ajax framework tersebut. Saya sempat ragu ketika menggunakan ajax framework yang melebihi 100kb, karena saya pikir aplikasi saya menjadi lebih lambat. Lebih bagus memang, tetapi bagi saya tujuan penggunakan ajax sendiri adalah untuk mempercepat proses browsing, kalau menggunakan ajax framework malah lebih lambat, ya sama saja.

Jadi kesimpulannya, pilihlah ajax framework yang sesuai dengan tujuan anda, tidak usah yang terlalu wah. Besok saya akan bahas tentang salah satu ajax framework yang ringan dan mudah digunakan, ditunggu ya.

Related Post

RSS feed | Trackback URI

6 Comments »

Comment by bungcip
2008-02-21 13:11:35

kalau begitu bahas jquery dong, saya lagi belajar framework yang satu ini.

 
Comment by Bimo Hery Prabowo
2008-02-21 14:12:44

boleh, besok akan saya bahas tentang JQuery, tapi dari yang paling sederhana dulu, ikuti aja

 
Comment by Snap
2008-03-03 13:28:23

hem.sip artikelnya mas bimo, rada dung sekarang :)

 
Comment by bakazero
2008-03-08 03:55:26

nah, bikin list ajax frameworks dunks…
kita-kita yang lom pengalaman jadinya rada bisa milih-milih gitu…

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped=""> in your comment.

Trackback responses to this post