Pengen iklan murah, pasang banner, text-link dengan targeted visitor? hubungi saya YM bimo_hp
Powered by MaxBlogPress  

bimoweb

Blogger•Programmer

Benarkan Bantuan Tunai Langsung Menjadi Solusi Atas Kenaikan BBM

BLT atau Bantuan Langsung Tunai yang katanya sudah mulai dibagikan atau disosialiasikan di beberapa tempat termasuk di yogyakarta. Konon kabarnya BLT ini sebagai subsidi yang terarah kepada rakyat miskin atau kurang mampu. BBM boleh naik, harga-harga boleh naik (gaji PNS juga harus naik dunk, kalau mereka sih tidak perlu demo, presiden dengan kesadaran yang tinggi sekali akan menaikkan gaji para orang-orang santai itu), tapi para fakir miskin harus ditunjang, diberi semacam kompensasi dari sikap pemerintah yang ngawur ini. Itu yang seharusnya, itulah tujuan ideal dari adanya BLT. Tapi…

Saya sendiri masih ragu apakah BLT benar-benar menjadi solusi atas kenaikan harga BBM ini? saya rasa tidak, BLT malah akan menjadi masalah sendiri, misalkan sasaran BLT tidak tepat, dimana banyak kasus yang terjadi orang dari kelas menengah keatas mendapatkan BLT, sedang orang yang benar-benar miskin sama sekali tidak mendapatkan BLT. Ini hanya karena orang dari kelas menengah keatas tadi lebih dekat dengan para pejabat kampung. Karena kebetulan yang membagikan dana BLT di kampung-kampung adalah para pejabat kampung tadi. Ini hanya malah akan memberikan sakit tambahan kepada si miskin. Ini kasus yang tidak bisa dibantah lagi, menutup telingapun kasus ini tetap terjadi. Itu hanya sebagian kasus yang paling sering terjadi, yang belum tercatat masih beribu-ribu.

Tapi menurut saya, solusi BLT adalah bull shit, omong kosong saja. Tidak ada solusi dalam kompensasi BLT ini. BLT hanya memberikan angin segar beberapa saat saja, katakanlah per bulan 100 ribu (rupiah lho, kalau dolar mah enak :) ), sekarang sampai dimana sih duit 100 rb dijaman kayak gini. Bisa dikatakan bahwa BLT ini hanya pembodohan masyarakat, masyarakat hanya menunggu uang BLT ini, tidak tergerak untuk bekerja dan menciptakan inovasi bagi dirinya, hasilnya sikap malas yang telah mendaging. Lebih baik pemerintah membuka usaha baru, atau apapun yang bisa membuat orang-orang miskin itu bisa berusaha secara mandiri. Lebih baik memberikan kail pancing dari pada memberikan ikan yang sudah terpancing.Saya percaya, jumlah penduduk yang melipah ini adalah potensi yang menjanjikan, sekarang tinggal bagaimana pemerintah membina dan menggodok potensi ini.

Ngomong-ngomong soal ikan, mending kita ikut gerakan cegah satwa punah deh, dari pada ntar ikan-ikan itu punah, kan ga bisa dipancing lagi, meski pemerintah memberikan kail pancing :), apa coba?

Related Post

Tagged as: , , , , , , , , , , , , , , ,
Bookmark and Share

RSS feed | Trackback URI

3 Comments »

Comment by jimmy
2008-05-21 00:15:41

daripada BLT mendingan duit BLT nya buat subsidi BBM supaya gak jadi naek..

 
Comment by ipung
2008-05-22 09:53:47

Daripada cuma ngributin BLT… puasa beli barang impor yuk…

 
Comment by danan
2008-05-29 07:34:20

Rakyat Miskin bangsa ini sekali lagi bagaikan anak kecil yang kelaparan minta nasi tapi akhirnya cuma diberikan kue kecil padanya.

Kue kecil itu hanya akan bertahan sementara, dan anak itupun akan menangis kembali karena rasa laparnya.

PeeP

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.