February 15, 2008 at 9:50 am

Dasar dasar AJAX

Mungkin sudah banyak artikel tentang ajax sudah banyak ditulis di situs ini, tetapi mungkin juga masih kurang mengena tentang pengertian dasarnya, jadi masih kurang dimengerti tentang ajax itu. Nah artikel ini akan menjelaskan ajax pada level yang paling bawah, istilahnya orang yang baru saja keluar dari hutanpun jika membaca artikel ini akan mengerti tentang ajax, apalagi anda-anda sekalian yang sudah jago tentang internet dan web. Siap?

AJAX adalah kependekan dari Asycronous Javascript and XML, dalam bahasa indonesianya asinkron antara javascript dan XML, pengertian mudahnya menggabungkan antara javascript dan xml untuk mengakses sumber data di server. Jadi server tidak diakses secara langsung, biarkan mesin ajax yang mengaksesnya. Javascript sebagai pemrograman di sisi client (artinya program yang dibuat dengan javascript, bisa dijalankan tanpa menggunakan server) sekarang ini bisa digunakan untuk mengakses server secara asinkron (di belakang layar, artinya proses akses tidak terlihat oleh user). Dan XML digunakan untuk format data hasil kembalian dari server. Javascript bisa mengakses server dengan menggunakan suatu object yang disebut dengan XMLHttpRequest(). Ini object loh, sudah built-in dalam mesin javascript, sehingga anda tidak perlu membuatnya. Object inilah yang akan menjadi inti mesin dari AJAX, dari mengkases data sampai dengan menerima respon dari server, semuanya dikendalikan oleh object ini. Karena mesin javascript ada di dalam browser, maka aplikasi web berbasis ajax akan terpengaruh penggunaan browser, jangan khawatir hampir semua browser terbaru (mozilla 1.x sampai 2.x atau yang terbaru, IE 5+ sampai yang terbaru, Opera, Netscape) sudah mendukung object ini.

Dari sini sudah bisa diambil kesimpulan, yaitu

  • Ajax ditulis dengan javascript, memanfaatkan object javascript yang sudah ada yaitu XMLHttpRequest.
  • Ajax tergantung dengan browser, jika browser mendukung javascript, maka bisa dipastikan mendukung ajax.
  • Berdasarkan pernyataan point no 2 diatas, ajax merupakan teknologi browser. Benar, hanya memanfaatkan teknologi browser.
  • Ajax digunakan untuk mengakses server, dan user menerima kembalian dari server tidak secara langsung, tetapi masuk ke dalam mesin ajax terlebih dahulu, baru ditampilkan. Dan proses ini tidak merefresh halaman. Hanya bagian tertentu dari halaman web saja yang diganti, sesuai dengan request tadi.

Jika sudah mengerti tentang pengertian ajax diatas, kita lanjutkan fakta tentang ajax. Penggunaan object javascript (XMLHttpRequest) untuk merequest ke server, dalam beberapa browser tidak sama. Untuk browser keluaran microsoft menggunakan komponen ActiveX, namanya Microsoft.XMLHTTP, terdapat banyak versi dari komponen ini, tergantu dari versi browser internet Explorer (IE). Sedangkan browser keluarga mozilla, seperti firefox, opera menggunakan XMLHttpRequest. Namanya berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan request ke server secara asinkron. Perbedaan ini tidak menjadi masalah, nantinya aplikasi yang dibuat sama kok.

Dimana peran XML ? XML hanyalah sebuah format data, XML digunakan untuk menampung data ketika dikirimkan dari server ke komputer client (web browser). Dokumen xml dibuat sesederhana mungkin, agar bisa diparser dengan mudah dan cepat. Yang perlu diingat, dengan menggunakan ajax, server bukanlah mengirimkan halaman, tetapi data. Ada perbedaan yang tipis antara data dan halaman jika kita berbicara soal web. Data dalam web adalah inti dari informasi itu sendiri, tidak peduli bagaimana data tersebut ditampilkan, bahkan data tidak memiliki tampilan. Tampilan akan dibuat secara on the fly di komputer client. Sedangkan halaman sudah memiliki tampilan, sudah termasuk didalamnya data, sehingga jumlah bit yang dikirim oleh server menjadi lebih banyak. Ajax menggunakan XML sebagai alat angkut datanya karena ke-fleksi-belan format XML. Dokumen xml akan diparser oleh XML parser, sehingga bisa ditampilkan sesuai dengan keinginan.

Ajax bukan teknologi baru, ajax sudah ada sejak adanya object tersebut (XMLHttpRequest), hanya saja tidak dimanfaatkan. Untuk pertama kalinya tahun 2005 Jesse James Garret dari Adaptive Path mempublikasikan sebuah artikel tentang bagaimana mengembangkan web yang berbeda dari web tradisional, ia menyebutnya dengan AJAX. Kemudian AJAX mulai populer setelah Google memakainya secara luas.

Contoh situs yang menggunakan ajax adalah Yahoo mail beta, Gmail, proses upload file di googlepages. Untuk situs googlepages, jika anda pernah menggunakannya, proses upload bisa dilakukan secara bersamaan.

Ajax memiliki kekurangan, yaitu tidak bisa di crawler secara baik oleh search engine, karena search engine bekerja dengan menelusuri url, sedang web berbasis ajax urlnya selalu sama, meskipun user meminta data. Inilah tantangan terbesar ajax. Tapi menurut saya justru disinilah kelebihan ajax. Ia lebih aman dibanding web yang mudah dicrawler. Makanya ajax itu lebih baik digunakan untuk halaman member, yang mana datanya tidak boleh di crawler, contohnya mail box (repot kalau email kita bisa dilihat melalui search engine), atau bikin blog private, tidak ada yang membaca selain kita, he he.

Kalau ada yang bertanya atau memberi ilmu tambahan tentang ajax, bisa share disini. Silahkan tinggalkan komentar :)

Pihak Terkait

Iklan Premium
cincin sepasangJual Cincin Perak
Cincin yang sangat indah ini cocok untuk dipakai oleh pasangan suami istri atau pasangan yang baru tunangan
Harga Rp350.000
Beli Sekarang.

13 Responses to “Dasar dasar AJAX”

  1. AJAX itu berupa software kyk PHP gitu ya boz?? duh ane masih gak ngerti? klo iya buat ngedapetin softwarenya dimana yak???

    [Reply]

  2. bukan software, AJAX itu TEKNIK khusus untuk mengembangkan web agar seperti aplikasi desktop. Kalau web yang tradisional setiap kita ngeklik menu, pasti halaman di load ulang, kemudian tampil halaman baru. Dengan ajax tidak seperti itu, halaman akan berubah sesuai kebutuhan saja, misalkan jika data akan ditampilkan pada sisi halaman, maka di sisi itu saja yang akan berubah. Contohnya aplikasi Gmail.com, Yahoo Mail beta, portalkarir.com :)

    mungkin membantu, adakah yang ingin memberi masukan lagi? share disini dunk

    [Reply]

  3. kalo ini dijadikan skripsi, enaknya buat apa ya… tp saya blm begitu mengerti ttng ajax.

    [Reply]

  4. wew…..

    saia juga masih belum mengerti…..

    apa saia lebih bodoh dari orang yang baru keluar dari hutan yak….

    hehehehehe

    diperjelas lagi masboz…hehehe

    [Reply]

  5. wah, ajax y? tu bahasa pemrograman baru ato ap sich, ak bru denger tuch. maklum lah ak kan sedikit karok :D

    [Reply]

    pndwr Reply:

    ajax itu bukan bahaa pemprograman, tapi hanya suatu teknik dari dua bahasa yaitu xml dan javascript! Teknik ini sangat berguna karena porses data jadi lebih cepat mas!! jadi bisa langsung proses tanpa harus ngereload halaman…. mantap dah………….., saya juga belum bisa bikin ajax dari 0 mpe jadi, paling cuman edit2 aja skrip yang udah jadi… hahaha

    [Reply]

  6. berarti lebih hemat badnwith dunk …. ?

    [Reply]

  7. asik neh, belajar ajax … klo ngak salah Gmail juga pake Ajax yah. jadi pengen cepet – cepet belajar Ajax (kayak nama klub sepak bola yah … :P )

    naruto episodes last blog post..Deidara

    [Reply]

  8. makasih atas penjelasannya mas……….
    saya jadi lebih mengerti sekarang…

    saya jg membaca di sini http://www.adaptivepath.com/ideas/essays/archives/000385.php (pake bhs inggris………hehehe)

    [Reply]

  9. gabung jg dunk. .
    klo ajax helper di framework cakekphp itu gmn mksdnya??g ngrti nih. .thanks ya. .

    [Reply]

    Bimo Hery Prabowo Reply:

    @Rully
    helper di cakephp semacam skrip yang biasanya diakses lewat view

    [Reply]

  10. Q sih lebih suka pake jQuery… writeless… do more…

    [Reply]

  11. [...] untuk halaman member, yang mana datanya tidak boleh di crawler, contohnya mail box (repot kalau email kita bisa dilihat melalui search engine), atau bikin blog private, tidak ada yang membaca selain [...]

Leave a Reply