Job Fair 2008 di UGM
Sudah lama sih job fair ini, sekitar tanggal 2-3 april 2008, beritanya di blog ini baru saja turun malam ini. Maklum ya, kemarin baru digodog dan saya disibukkan dengan urusan hosting, yang berakibat pada frekuensi posting saya. Kembali kepada masalah job fair. Jumlah peserta job fair ini sangat banyak, termasuk saya. Kenapa mengikuti job fair? kan sudah mulai berbisnis di internet, buang-buang uang saja. Selain coba-coba dan iseng, saya ingin menjaga amanah yang diberikan oleh keluarga. Dulu (sekarang juga) saya kuliah jurusan informatika, jika lulus diharapkan bisa bekerja di bidang IT, apa sajalah misalkan di penyedia web hosting, programmer web, sistem analis dll. Ya intinya itu tadi, menjaga amanah keluarga, kalau bisa pengetahuan IT tetap digunakan, karena sudah dibiayai mahal-mahal kok malah ngeblog saja. Memang, dari sejumlah lamaran yang saya masukkan, beberapa diantaranya sudah dimakan korban ada panggilan. Mulai dari bekerja sebagai programmer web di Jakarta Pusat, programmer di Solo, programmer di Alfa mart Group dll. Tapi semuanya masih dalam tahap wawancara, untuk diterima atau tidak masih dalam proses. Saya sih hanya nurut Yang Punya Rejeki, kalau diterima ya diambil, kalau tidak ya tetap ngeblog dan cari duit lewat internet. Meski diterima kerja, saya tetap akan mengurus blog ini kok, wong sudah diperjuangkan beberapa hari yang lalu.
Nah, apa yang bisa diambil dari Job Fair kemarin? yang pasti jumlah pencari kerja sangat banyak, sangat-sangat banyak. Peminat kerja di Indonesia sangat banyak, sedang jumlah lowongan yang ada tidak sebanding. Mencari kerja sangat sulit, untuk posisi (misal) kasir sebuah toko swalayan dibutuhkan skil dan kemampuan diatas seorang kasir toko, perusahaan yang akan menggunakan tenaga kasir meminta standar yang sangat tinggi, sementar gaji seorang kasir tidak seberapa. Bagi saya pribadi ini tidak adil.
Ada sebuah cerita, teman saya yang diwawancarai untuk programmer web di Jakpus, dia berasal dari semarang. Jauh-jauh dari Semarang hanya untuk mengikuti jobfair, memasukkan beberapa lamaran di beberapa perusahaan, kemudian malamnya di balik lagi ke Semarang, menunggu panggilan wawancara. Pada malam harinya, ketika dia naik bus, ada panggilan wawancara di Jogja. Langsung saja, paginya dari semarang langsung balik lagi ke Jogja, kemudian setelah wawancara balik lagi ke semarang. Sungguh bagi saya perjuangan yang extra keras (salut, deh)
Saya yang melihat kejadian tersebut hanya bisa sedikit berpikir, kenapa orang di Indonesia lebih memilih mencari kerja, memasukkan lamaran kerja daripada menciptakan peluang kerja. Jika dijabarkan banyak sekali faktornya
[tags]Blogwalking, Lulus Toefl[/tags]
Pihak Terkait
Filed under: Bisnis, Blogging, Cerita-Cerita
Cincin yang sangat indah ini cocok untuk dipakai oleh pasangan suami istri atau pasangan yang baru tunangan
Harga Rp350.000
Beli Sekarang.


walah mas Bimo ini loh koq baru turun sekarang beritanya.. teman saya ada yg udah dapat job hasil hunting di Job Fair kemaren. Alhamdulilah dia keterima di Sampoerna Agro… semoga bisa nyusul nih. Btw kira2 kapan ada jobfair lagi..
[Reply]
salah satu faktor utama lebih banyak orang cari kerja pastinya masalah modal deh
[Reply]
wah… selamat ya….
wong kemarin2 lagi banyak urusan.
telat gpp yang penting posting… he he
moga2 aja ada job fair lagi, tiap tahun pasti ada 2 atau 3 kali kok
[Reply]
iya mas, masalah klasik ya… indonesia memang begitu
[Reply]
Wew enak donk… mudah2an ada yg nyangkut ya mas…
Tapi mas bimo msh mending,,,
Saya sendiri kuliah (saat ini) bukan di bidang TI,,,
tapi saya tertarik dunia TI sejak SMP,,,
kenapa saya kuliah di luar TI???
saya juga kurang tau persis alasannya…
kejadiannya begitu cepat… shg gak bisa diingat lagi hehe…
yaa jadi hasilnya begiini… kuliah ndak beres,,, tapi keingintahuan di dunia TI begitu menggebu…
saya sendiri maunya sih kerja di TI juga sih…
makanya mau ga mau TI nomor yahud deh…
[Reply]
Emg kayanya ga adil… Itu karena program KB ga berhasil, shga pencari kerja makin banyak.
Dunia terus berkembang, jadi skill yang dituntut seringkali ga cocok sm gajinya. Pdhl untuk bisa memiliki skill perlu biaya untuk belajar.
Anehnya, kalo gaji pegawai indonesia naik, barang-barang ikut naik juga.. Karena produsen atau penjual pengen naik gaji juga.. alhasil tetep aja susah buat beli-beli..
Tapi bukan berarti tanpa solusi. Kalo tiap orang dalam bekerja selalu bersungguh-sungguh, pasti hasilnya dapat dienyam.. baik sebagai atasan maupun bawahan.. semuanya musti sungguh2…
Sayangnya susah ya sekarang, lha wong tiap pagi selalu disuguhi berita nda enak ttg petinggi kita, jadi pgn ikut2an nakal hehehehe..
[Reply]
[...] Job Fair 2008 di UGM (6) [...]
[...] Job Fair 2008 di UGM (7) [...]
Job Fair de Ultimate 2008
Ibarat langkah kehidupan yang harus dilalui, setelah membekali diri melalui Career Workshop, Job Fair de Ultimate 2008 adalah wadah sesungguhnya untuk bersaing mendapatkan pekerjaan bagi Joobseeker, pun dapat menjadi tempat mencari tenaga kerja yang handal bagi perusahaan sesuai dengan tema ‘Sarana Menjaring Profesional Muda’.
Adapun Job Fair de Ultimate 2008 akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 24-25 November di Grha Sabha Pramana UGM. Tiket dapat diperoleh pada hari pelaksanaan di GSP. HTM : UGM Rp 10.000
non UGM Rp 15.000
didukung lebih dari 30 perusahaan diantaranya :
1. Pertamina
2.Jobstreet.com Indonesia
3. Technip
4. Konimex
5. PT Beyond
6. Djarum
7. Frisian Flag
8. Toyo Seal Indonesia
9. Indosat
10.Sari Husada
11.Tiga Pilar Sejahtera Food
12.Kalbe Nutritionals
13.Pura Barutama Kudus
14.PT Ricobana Abadi
15.Permata Bank
16.Bank NISP
17.PT Kontakperkasa Futures
18.PT Anugerah Surya Pratama
19.Jatis Group
20.PT Evans Indonesia
21.PT SMART
22.Arista Group
23.Asian Agri
24.PT Meratus Line
25.PT Finansia Multifinance
26.PT Iforte Solusi Infotek
27.PT Asuransi Umum Bumi Putera Muda
28.Sekolah Kristen IPEKA
dll
http://www.kmtk.ft.ugm.ac.id
[Reply]