Kalau Begini Apa yang Anda Lakukan ?
By Bimo Hery Prabowo • Mar 14th, 2008Saya pernah melihat film, sudah agak kuno sih, judulnya juga begitu populer. Sama sekali jauh dari kriteria film Hollywood. Tapi ceritanya lucu dan penuh dengan makna. Film ini bercerita tentang seorang mantan polisi, sudah agak tua. Kemudian dia meminta kembali untuk bertugas kembali. Ada tugas penting yang ia ingin lakukan sebelum benar-benar tua, yakni ia ingin mengawal presiden dalam sebuah ceremonia. Ini ambisinya sejak dulu. Dan akhirnya kesampaian juga. Kemudian ada seorang yang ingin membunuh presiden, orang ini adalah kawan lama polisi tersebut. Kemudian terjadi konflik ketika penjahat tersebut hendak membunuh presiden, tentu saja sang polisi pensiunan akan menjaga tugas tersebut dengan baik.
Yang menarik dari film ini bukan pertarungan antar sahabat, pertarungan sih ada. Waktu itu ada adegan kejar-kejaran diatap antar apartemen, sehingga ada adegan lompat-lompat antar apartemen. Polisi itu membawa sebuah pistol, sang penjahat juga membawa. Karena sudah tua, polisi tersebut tidak begitu lincah lagi, pada sebuah apartemen dia tidak sampai melompatnya, akhirnya tiba-tiba kawan lama yang penjahat tersebut berhasil memegang tangan dari sang polisi sebelum jatuh ke tanah. Polisi tersebut masih memegang pistol, dan siap untuk menembakkanya. Jika dia menembakkan pistol tersebut, jelas sang penjahat akan mati, sedang dirinya akan jatuh kebawah. Antara tugas dan sisi emosional dengan kawan lama, sulit sekali memilih diantara banyak pilihan ini. Berikut daftar pilihan yang bisa diambil.
- Menembakkan pistol tersebut, dirinya mati, kawan lama juga mati beserta seluruh kenangan bersama kawan lama yang baik. Nilai positifnya dia berhasil menunaikan tugas, ada kepuasan batin melakukan itu. Dirinya mati tidak menjadi masalah, tapi membunuh kawan sendiri saya rasa akan menjadi beban yang sangat berat.
- Bernegosiasi dengan kawan lama, dengan janji-janji hukuman diperingan atau dihapus. Ada beban moral juga. Menjadi polisi adalah kebanggannya, dengan memilih option ini, dia akan mengkhianati profesinya sebagai seorang penagak hukum hanya ingin tetap hidup.
- Pilihan berikutnya, kirim SMS dulu kepada saya, nanti saya sediakan tangga :). Tidak ada pilihan ketiga kok, saya hanya bercanda. Pilihan ketiga adalah solusi anda,
Apa yang akan anda lakukan/sikapi jika menghadapi problem seperti ini ? Silahkan berdiskusi.
Cerita ini hanya fiksi belaka, tetapi benar-benar ada pada sebuah film tengah malam, sayangnya saya lupa judulnya. Kalau ada yang pernah melihat, dan kalau cerita saya salah tolong dibenarkan. Terimakasih.
P.S : Ini bukan poling, loh. Akhir cerita ini akan saya update, sesuai dengan ending dari film tersebut. Tetapi sebelum itu, kasih pendapat dulu yah…








kalo saya, biar adil, gak akan menembak si penjahat, suruh dia kabur, dan mulai pemburuan dari awal lagi..
matikan aja filmnya, kan udah malam? “hemat energi biar tetep kaya”
terus tidur D
[…] Kalau Begini Apa yang Anda Lakukan ? (3) […]