March 23, 2008 at 4:56 pm

OOP Pada PHP Part II : Membuat Dan Menggunakan Object

Membuat Dan Menggunakan Object pada OOP-PHPIni adalah sambungan dari artikel berseri tentang OOP pada PHP. Bagi yang belum membaca dasar dari OOP pada PHP, bisa membaca disini. Setelah mengerti apa itu class, object dan method, langkah selanjutnya adalah dengan membuat modul class. Modul ini merupakan cikal bakal dari object yang akan kita buat. Object yang akan kita buat adalah object buku. Ini sebagai perumpamaan saja, agar lebih mudah mempelajari OOP pada PHP. Object buku memiliki method hal() dan nama_pengarang() (anda bisa menambahkan methodnya sesuai dengan keinginan anda, yang penting tahu bagaimana membuat method). Berikut ini contoh pembuatan object buku dan cara penggunaanya, bisa dibilang artikel ini adalah penjelasan+praktik OOP pada PHP yang paling sederhana. Singkatnya konsep

Pertama-tama membuat modul class buku. Ingat class belum menjadi object. Berikut kodenya (simpan dengan nama classbuku.php)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
<?php
 class buku{
 /*
 Di bawah ini adalah variable atau sama dengan propertis dari object
 yang nantinya akan dibuat.
 */
 public $hal=100;
 public $author="Abdul Kadir";
 public $harga=20000;
 public $judul="Gosip-gosip dengan PHP";
 
 /*
 Dibawah ini adalah fungsi construktor atau fungsi yang digunakan class ini untuk
 membangun dirinya (saya menerjehkannya seperti itu)
 Fungsi ini hanya ada dalam php 5, jika menggunakan PHP dibawahnya
 maka  PHP akan mencari style yang digunakan untuk fungsi konstruk dengan cara
 mencari nama dari class tersebut.
 */
 public function __construct(){}
 
 /*
 Dibawah ini adalah contoh method yang paling sederhana
 yaitu akan mencetak isi dari propertis hal, yaitu yang memuat
 jumlah halaman buku
 */
 public function hal(){
  echo $this->hal;
 }
 /*
 Dibawah ini adalah method untuk mencetak properti author
 */
 public function author(){
  echo $this->author;
 }
  /*
 Dibawah ini adalah method untuk mencetak judul
 */
 public function Printjudul(){
  echo $this->judul;
 }
  /*
 Dibawah ini adalah method menjumlahkan 2 variable
 */
 public function hitung($a,$b){
  echo $a+$b;
 }
 }
?>

File diatas adalah modul class, sedang dibawah ini adalah file PHP yang membuat dan memanfaatkan object dari class diatas. Simpan dengan nama buatclass.php

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
<?php
 require_once("classbuku.php");
 /*
 Dibawah ini adalah cara
 Membuat object dari class yang kita buat tadi
 */
 $ObjBuku=new buku();
 /*
 Dibawah ini adalah cara menggunakan method yang telah kita buat tadi
 Method ini secara sederhana akan mencetak nilai dari properti dari object tersebut.
 */
 $ObjBuku->hal();
 echo " Halaman";
 echo "<br />";
 $ObjBuku->author();
 echo "<br />";
 
 /*
 Sedang dibawah ini adalah cara mudah untuk mengeset properti yang telah kita
 tentukan tadi. Mudah kan ? semula properti judul bernilai Gosip-gosip dengan PHP
 sekarang sudah diganti dengan Pemrograman PGP, eh salah PHP
 */
 $ObjBuku->judul="Pemrograman PGP, eh salah PHP";
 $ObjBuku->PrintJudul();
/*
Sedang dibawah ini adalah fungsi sederhana yang memerlukan parameter,
fungsi dibawah ini akan menjumlahkan 2 nilai.
*/
echo "<br />";
$ObjBuku->hitung(10,99);
?>

Semua file tersebut harus anda jadikan satu folder atau direktori jika tidak ingin mendapatkan kesulitan dalam menentukan path. Sebenarnya ada aturan khusus penggunaan awalan public pada setiap function. Pilihannya ada 3 public, private dan protected. Tentang aturan ini akan dibahas pada artikel mendatang. Pada artikel ini saya menggunakan awalan yang paling sering digunakan. Anda bisa mendownload file tersebut melalui link dibawah ini.

Download contoh aplikasi PHP menggunakan OOP

Related Post

RSS feed | Trackback URI

14 Comments »

Comment by Bimo Hery Prabowo
2008-03-23 17:16:43

buat bungcip.com,
makasih ya sarannya untuk menggunakan wp-syntax

sekarang tampak lebih bagus n saya bisa lebih leluasa menggunakan code he he :)

 
Comment by Okta Sihotang
2008-03-24 14:59:36

thx bro….
eniwei, itu bukan harga mati utk PHP kan..dengan OOP konsep, okta lebih seru dengan prosedural..but perlu dipelajari juga konsep nya negh..

 
Comment by Okta Sihotang
2008-03-24 15:00:59

thx infonya…
but okta masih nice dengan prosedural.. :)

 
Comment by Okta Sihotang
2008-03-24 15:02:39

thx atas infonya….
okta masih greget ama yang prosedural uey :)

 
Comment by odez
2008-03-25 04:03:58

Baik yg prosedural maupun yg pake methode class sama-sama bisa dipake. Yang satu gak bisa mensubtitusi yg laen. Same2 urgen gitu loch!

 
Comment by Dede
2008-06-03 10:44:01

thanks atas infonya, bermanfaat nih buat ta saya,

kloo boleh, saya minta koleksi php objeknya untuk keperluan tugas akhir, mohon dikirim ke sahabat_quran@yahoo.com

semoga menjadi wadah silaturahmi dan saling berbagi ilmu.

 
Comment by zzzzzzzzzzz
2008-07-10 06:11:32

waaaaaahhhhhhh………..enakan php biasa! kayaknya yang ini ribet

Comment by Bimo Hery Prabowo
2008-07-25 04:35:53

awalnya sih ribet, klo udah terbiasa OOP lebih mudah :)

 
 
Comment by slam
2008-07-25 04:09:21

Kalo untuk project kecil memang OOP bikin ribet tapi kalo project besar mungkin membantu. Aku sendiri projectnya kecil kecil jadi lebih comfort prosedural

Comment by Bimo Hery Prabowo
2008-07-25 04:34:51

emang sih klo kecil lebih enak struktural, tetapi klo yang kecil itu ntar jadi besar kan repot klo harus koding ulang, mending dari awal pake OOP, toh di PHP 5, model OOP lebih di dukung

:)

keep spirit bro

 
 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped=""> in your comment.

Trackback responses to this post