Pindah Hosting Berlangsung Lancar
Rasanya sudah lama sekali tidak ngeblog, dari kemarin hanya mengurusi masalah hosting yang tidak kelar-kelar. Meski sudah melirik hosting milik orang bule, dan akhirnya dilepas lagi lantaran spesifikasinya tidak sesuai dengan hati saya (he he), duitpun dikembalikan. Pencarian tidak selesai sampai disitu. Sekarang mencoba pasar lokal yang dirasa cukup baik reputasinya. Referensi pertama adalah forum. Dengan membaca-baca postingan di forum tentang webhosting, saya putuskan untuk membeli satu biji hosting, hanya hosting, tanpa domin. Lagi-lagi saya menggunakan paypal untuk membeli, karena lebih cepat prosesnya. Bagaimana proses pemindahan data-datanya?
Sebelum memindah, hostingnya harus aktif terlebih dahulu. Proses aktivasi hosting memakan waktu yang menurut saya agak lama, bayangkan waktunya mencapai 4 jam !. Sempat bete juga menunggu selama itu. Sambil menunggu ngblog dengan hosting tangguh, blogger. Akhirnya diaktivkan juga. Ada kiriman informasi hosting masuk ke email saya. Saya percaya ada cara yang ilmiah untuk memindahkan data-data dari hosting lama ke hosting baru. Bahkan kita bisa meminta pihak hosting untuk memindahkan data-data tersebut secara remote. Tetapi saya tidak memilih cara tersebut. Saya memindahkan secara manual. Alasannya saya ingin semuanya berjalan transparan -biar saya tahu sedikit tentang hosting, meskipun agak capek. Berikut langkah-langkahnya
- Karena saya menggunakan wordpress, semua data-data blog termasuk posting, komentar, kategori dll bisa diexport. Export data ini secara manual. Biasanya berbentuk file xml.
- Seting dulu NS dari domain, caranya masuk ke control panel domain (bukan cpanel hosting loh). Arahkan ke NS domain ke alamat server milik hosting baru. Sementara lupakan alamat server dari hosting yang lama.
- Masuk ke hosting baru, kemudian install wordpresnya. Kebetulan hosting baru sudah menyediakan wordpress versi 2.5, sehingga saya tidak perlu upgrade, senangnya
- Setelah wordpress terinstall sempurna, masuk ke dalam mesin wordpress kemudian import file hasil export tadi ke dalam wordpress yang baru.
- Selesai, blog bisa kembali seperti semula dengan hosting baru yang fresh.
Cara diatas sama sekali tidak dianjurkan untuk blog dengan ukuran yang besar. Untuk blog saya, ukurannya hanya 1 MB saja, jika lebih dari itu tidak disarankan untuk memindah dengan cara seperti diatas, harus dengan cara yang ilmiah tadi.
Akhirnya lega deh, bisa kembali menulis uneg-uneg yang selama ini memenuhi kepala saya.
Related Post
Filled in category Blogger, Blogging, Cerita-Cerita, Domain Name, Wordpress










wah selamat ya mas… akhirnya pindahan juga,,, sekarang
bebas donk caci makihostingan yg kemaren… hehehe…Saya juga udah selangkah agak lebih maju nih mas,,, lumayan udah punya domain gak gratisan lagi, walaupun belum .com, tetapi hostingan masih ngumpulin uang nih, doakan aja ya mas,,,
tar kena UU ITE lagi…. hiks sedihnya klo ngblog aja di batasi
OK thank’s
selamat ya.. happy bloggin again
Selamat atas kepindahannya
wah, dengan hostingyang anda gunakan sekarang tampaknya lebih baik. Karena ketika saya load lebih cepat

ya, moga-moga aja mas…. makasih
Saya sedang mencoba hosting orang bule. tapi masih belum paham soalnya tidak pake cpanel.
Masih bingung juga iks.
[…] kan gambar boneka singa yang lucu, kemudian ga tahu kenapa gambar itu hilang dari server, mungkin waktu pindahan kemarin). Jadi tujuan sebenarnya ya iseng itu tadi, kan lucu blog ini muncul dengan image cewe imut […]
[…] Tadi siang, blog ini sempat down beberapa jam. Saya tidak tahu kenapa, kemudian saya tanyakan kepada pihak hostingnya. Katanya disuruh membuat ticket dulu. Tapi malamnya sudah normal kembali. Meski normal kembali, mungkin posisinya di SERP agak turun. Saya jadi kerasa banget bahwa hosting itu faktor yang paling vital. Seoptimal apapun suatu blog/website, tidak akan sukses jika hostingnya kacau dan tidak stabil. Blog ini sudah mulai tumbuh dan sudah mencapai 1000 visitor lebih per hari.. apakah ini tanda saya harus ‘pindah rumah lagi‘ […]
makasih sarannya